Celeng Goteng Koleksi KBS Mati Diracun Sianida?

18/02/2012
By

Surabaya | Kematian celeng goteng koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada 24 Januari 2012 lalu akibat racun.

Dugaan tersebut berdasarkan hasil laboratorium forensik (labfor) Mabes Polri cabang Surabaya yang telah melakukan penelitian sampel zat yang terkandung dalam lambung celeng atau babi hutan tersebut.

Dalam salinan hasil labfor tersebut disebutkan bahwa racun yang berada dilambung berupa sianida (CN). Namun polisi masih menyelidiki asal sianida di lambung itu.

Sianida adalah salah satu zat yang sangat mematikan. Efek keracunan sianida dapat mengakibatkan kematian dalam jangka waktu sangat singkat.

“Kami sudah menerima pengaduan hal tersebut dari pengelola KBS. Kami sudah bentuk tim dari unit tindak pidana tertentu untuk menyelidiki,” kata AKBP Farman.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini mengatakan, memang penyelidikan dilakukan untuk mengungkap sumber racun sianida yang bisa masuk ke perut celeng.

“Belum diketahui apakah mati sengaja diracun atau tidak. Karena itu kami akan lakukan penyelidikan,” tambah Farman.

Farman menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengumpulan data baik dari pihak manajemen KBS dan juga keeper atau penjaga binatang termasuk yang memberi makan.

“Kalau ada hasilnya, akam kami beritahu,” tandas Farman. [Imam | Detikcom | KJPL] 

One Response to Celeng Goteng Koleksi KBS Mati Diracun Sianida?

  1. femke den haas on 18/02/2012 at 10:30

    kebanyakan kepentingan, satwa menjadi korban politik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ALAM KITA

BENCANA BUMI

JARINGAN MEDIA

DONASI LINGKUNGAN

ARSIP BERITA

NEWS UPDATE

Warga Tanam Mangrove di HUT Surabaya

By

Surabaya | Ribuan warga Surabaya akan menghijaukan lagi, kawasan Pantai Timur Surabaya – Pamurbaya, dengan tanam 10 ribu mangrove. Mangrove yang akan ditanam kali...

Read more »

Surabaya Potensi Hujan Ringan

By

Surabaya | Sebagian wilayah Jawa Timur pada bulan Mei 2012 sudah memasuki musim kemarau. Hal ini menyebabkan keadaan cuaca di daerah Jawa Timur untuk...

Read more »

Profesor Windia: Subak Pengendali Pencemaran Air

By

Denpasar | Guru Besar Universitas Udayana Wayan Windia menegaskan organisasi pengairan tradisional dalam bidang pertanian (subak) yang merupakan warisan turun-temurun di Bali dapat berfungsi...

Read more »

KLH Gelar Pameran Foto Hari Lingkungan Hidup SeDunia 2012

By

Jakarta | Dalam rangka peringatan HARI LINGKUNGAN HIDUP Sedunia Tahun 2012, dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di Indonesia, Kementerian Lingkungan...

Read more »

Hiu Raja Ampat Dibantai

By

Papua Barat | Kabar menyayat hati datang dari kawasan laut paling indah di Indonesia, Raja Ampat. Ketika para traveler berusaha mengagumi keindahan bawah lautnya,...

Read more »

GO GREEN

PERUSAKAN BUMI

SAMPAH BUMI

INDUSTRI HIJAU

BIDIKAN JURNALIS

MITRA KJPL

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.